Breaking News

IDI: Jika Ragu, KPK Bisa Periksa Ulang Kesehatan Setya Novanto

Liputan6.com, Jakarta – Beredarnya foto Ketua DPR Setya Novanto di media sosial, membuat banyak pihak berspekulasi orang nomor satu di Partai Golkar itu bukan sakit sungguhan. Namun, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) membantah anggapan tersebut.

Ketua Dewan Kehormatan Etik IDI Priyo Sidi Pratomo mengatakan, pihaknya percaya dokter yang menangani Setya Novanto tidak membohongi publik.

“Teman-teman di IDI, kalau soal keraguan, soal sakit betul atau tidak, itu komitmen. Saya percaya, kawan-kawan saya masih memegang itu,” kata Priyo dalam diskusi bertema KPK Vs Setnov di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/217).

Terkait keraguan yang muncul, Priyo menuturkan, KPK bisa memeriksa ulang Novanto apakah benar-benar sakit atau tidak, dengan menggandeng IDI.

Menurut Priyo, sejak KPK dipimpin Abraham Samad, IDI telah menjalin kerja sama terkait pemeriksaan seseorang yang tengah berperkara dengan lembaga antikorupsi itu.

“Kalau KPK institusi punya kewenangan untuk itu, IDI bisa bantu. Karena itu, kemudian terbitlah kerja sama dengan KPK dan IDI. Saya mendengar sudah diperpanjang, KPK bisa memakai nota kerja sama ini,” ungkap dia.

Karena itu, Prio menegaskan, KPK bisa menggunakan kewenangan tersebut dengan menggandeng IDI, agar tidak ada keraguan soal kondisi kesehatan Novanto.

“Karena itu KPK pergunakan saja apa yang sudah disepakati. Perjanjian kita dengan KPK, jika ada second opinion, maka yang harus dimenangkan adalah organisasi IDI,” Priyo menandaskan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*